G: “Pagi Romo, tidak terasa sudah satu tahun Romo ada di Paroki Veteran ini, Apa kesan pertama Romo dulu waktu masuk di Paroki Veteran pertama kali?”
RS: “Cemas dan takut.”
“Takut! Karena berita yang simpang siur tentang umat di Paroki Veteran, waktu itu banyak orang bilang orang Veteran banyak yang misa diluar Paroki Veteran.”
“Cemas! Karena apa bisa Kami maksudnya Saya dan Romo Greg membawa kembali umat untuk aktif di Parokinya sendiri (Veteran)”
G: “Apa kesan Romo sekarang setelah melewati satu tahun bersama umat di Paroki ini?”
RS: “Dalam realitasnya atau kenyataannya tidak seperti yang Kami bayangkan, memang ada beberapa orang yang tidak misa di gereja veteran tetapi tidak semua. Setelah setahun ini ada teman-teman yang kembali tapi masih ada yang belum kembali.”
G: “Apa yang menjadi prioritas utama Romo untuk Paroki ini (Visi dan Misi)?”
RS: “Di tahun pertama, Kami mau mengenal paroki ini dan anggota-anggotanya, mengembalikan orang-orang yang sudah lama tidak ke gereja dengan kunjungan umat pada setiap hari Rabu dan Kamis.”
G: “Setelah satu tahun berlalu ini, menurut Romo berapa persen kira-kira sudah tercapainya prioritas tersebut?”
RS: “80% keinginan itu tercapai artinya banyak umat kembali ke Veteran lagi dan bahwa masih ada yang belum kembali ke Veteran memang karena sejak awal mereka pergi misa di luar Veteran.”
G: “Menurut Romo bagaimana perkembangan umat Veteran sekarang ini?”
RS: “Dari sisi iman, masih perlu pendalaman iman.”
“Dari sisi keaktifan, umat Veteran hanya aktif kalau ada kegiatan, contohnya kalau Misa Natal gereja ramai (banyak umat yang ikut) tapi kalau Misa Harian sedikit saja, paling 50 orang, jadi cuma 0,003% saja.”
“Dari sisi Pastorsentris, masih ada mentalitas pastorsentris yang kuat, artinya semua ingin dilayani oleh Pastor, termasuk ibadat dan doa-doa yang sebenarnya bisa dilakukan oleh umat sendiri, misalnya doa makan pada waktu ada acara. Artinya umat belum mandiri dan masih perlu pembinaan.”
G: “Untuk tahun 2009 ini, apa yang perlu ditingkatkan dari umat Veteran, Romo?”
RS: “Menyadari mentalitas pastorsentris, mengenalkan Gereja adalah Kita atau Gereja bukan Pastor, melalui kegiatan bersama yang konkritnya dengan mengoptimalkan pelayanan ketua-ketua komunitas dan perangkatnya yaitu wakil, sekertaris, bendahara, dan lain-lain.”
G: “Apa Visi dan Misi Romo untuk tahun 2009 ini?”
“Misinya kunjungan-kunjungan umat pada hari Rabu dan Kamis melalui ketua-ketua komunitas dan ketua-ketua wilayah sebagai ujung tombak paroki.”
“Mengoptimalkan pelayanan, membina, membekali mereka dengan retret dan rekoleksi, rekreasi, dan lain-lain.”
G: “Terima kasih Romo atas kesediaannya untuk ngobrol pagi bareng Gempar, semoga apa yang dicita-citakan pada tahun 2009 ini dapat tercapai semuanyaJ.”
RS: “Amin.”
Keterangan
G: Gempar; RS: Romo Simon

